( MBA ) My Beautiful Angel – Prologue

Author : r13eonnie 강 하이에나 a.k.a Pinky Girl

Main Cast :

– Cho Kyuhyun

– Kwon Yuri

Support Cast :

– Super Junior

– SNSD

– Lee Hye Young as Kuyhyun’s mother

– Other Cast

Genre : Drama, Life, Romance

Rating : PG 15 / 17

Type : Series

Disclaimer : My Own plot…REALLY REALLY MY OWN…PLEASE DON’T BE A PLAGIATOR….

Author POV

Sinar matahari berebut masuk menyinari ruangan di mana dua insan masih tertidur pulas di tempat peraduan mereka. Kicauan merdu burung pagi seolah membuat mereka ingin terlelap lebih lama lagi. Tapi cahaya matahari yang menyoroti penuh sang namja, akhirnya mampu membuat mata namja itu terbuka. Dan saat kesadarannya sudah terkumpul, matanya tak henti berkedip memastikan apakah yang dia lihat saat ini di depannya benar-benar sebuah kenyataan atau hanya mimpi.

“Ya Tuhan terima kasih kau berikan malaikat secantik wanita yang ada di hadapanku ini. Aku benar-benar bahagia akhirnya kau takdirkan dia untukku setelah kami melewati begitu banyak rintangan. Aku adalah pria paling bahagia saat ini karna bisa memilikinya, memiliki malaikat yang menjelma gadis cantik seperti dia. Kwon Yuri, saranghaeyo…”

“Morning honey…” ucap Kyuhyun lembut saat Yuri akhirnya membuka matanya.

“Morning….” jawab Yuri sambil membalas tatapan yang begitu lekat dari Kyuhyun.

“Bagaimana tidurmu semalam??”

“Aku tidur sangat nyenyak, kau??”

“Nado…selama kau di sisiku, aku akan selalu tidur nyenyak. Kau cantik sekali jika bangun tidur seperti ini?? Wajahmu terlihat lebih natural” Kyuhyun menyisirkan rambut Yuri yang menutup keningnya, menyentuh lembut kening Yuri turun ke hidungnya dan berhenti di bibirnya, memutar tangannya mengikuti garis bibir Yuri.

“Benarkah??” Yuri lebih mendekatkan lagi wajahnya.

“Ehm…aku benar-benar beruntung bisa memilikimu, tidak sia-sia perjuanganku selama 5 tahun ini untuk mendapatkan hatimu, karna sekarang kau sudah menjadi milikku seutuhnya”

“Yah,,dan entah kenapa hatiku bisa luluh oleh pria menyebalkan sepertimu”

“Yaak,,,aku ini suamimu, masa kau masih bilang aku menyebalkan??”

“Yah,,menyebalkan, pria yang selalu penuh percaya diri, merasa paling tampan, paling pintar di antara hyung-hyungmu, dan juga paling keras kepala, selalu berusaha meluluhkan hatiku meskipun aku sudah menolak cintamu berkali-kali”

“Tapi akhirnya kau benar-benar luluh oleh pria menyebalkan itu, kan??”

“Ehm…karna aku sadar, hanya kau satu-satunya pria paling menyebalkan di dunia ini dan tidak akan ada yang lain, jadi aku ingin hanya aku yang akan memilikinya”

“And now, i’m yours honey…Love you so much”

“Love you too…Sudah, ayo bangun, aku mau mandi dulu” Yuri beranjak dari tempat tidur, tapi dengan kilat Kyuhyun menarik tangan Yuri dan menjatuhkan tubuh istrinya itu ke kasur.

“Aku masih ingin seperti ini, memelukmu, 5 menit saja” Kyuhyun memeluk Yuri erat dan menciumi aroma yang masih menempel di tubuh Yuri.

“Sayang, badanku pasti bau, makannya aku mandi dulu, aku tidak PD nih”

“Anhi,,bagiku badanmu selalu wangi mandi atau tidak mandi sekalipun. Aku benar-benar suka dengan wangi tubuhmu seperti ini” Kyuhyun lagi-lagi menyesapi wangi tubuh Yuri.

“Yaak,,,hentikan aku geli. Sudah ah, nanti di teruskan lagi, aku sudah tidak nyaman ingin cepat-cepat mandi”

“Kalau begitu bagaimana kalau kita mandi berdua saja, eoh??”

“Shiro…”

“Wae??? Kau malu aku melihat semuanya??? Bukankah semalam aku sudah melihat milikmu semuanya? Jadi untuk apa kau..Auw….yaak,,chagia sakit tau…”

“Makannya jangan asal bicara, atau aku akan memukul kepalamu lebih keras lagi, arasso” Yuri menyelimuti tubuhnya yang setengah terbuka menuju kamar mandi, meninggalkan Kyuhyun yang masih sibuk mengusap kepalanya yang kesakitan di pukul Yuri.

“Sayang..mana morning kiss nya??” Kyuhyun berteriak pada Yuri yang sudah masuk ke dalam kamar mandi.

No mrning kiss, before you brush your teeth honey…” teriak Yuri dari dalam kamar mandi.

“Kenapa aku harus menggosok gigiku dul?,Memangnya mulutku bau apa?? Hah..hah….tidak bau ko, kenapa dia menyuruhku gosok gigi dulu? Huh,,,masa hari pertama menikah aku tidak dapat jatah morning kiss darinya, menyebalkan” Kyuhyun menjatuhkan lagi tubuhnya ke kasur, bersembunyi di balik bantalnya.

Setengah jam kemudian….

“Yaaakk,,,yobo, kenapa kau tidur lagi?? Ppalli ileona” Yuri menggoncang-goncangkan (?) tubuh Kyuhyun, namun lagi-lagi Kyuhyun menarik tubuh Yuri dan menjatuhkannya ke dalam pelukannya.

“Aku akan mandi asal kau yang mandikan, kalau kau tidak mau aku tidak akan melepaskan pelukanku”

“Hmm..baik kalau kau memang tidak mau melepaskan pelukanmu, tapi apa kau lupa kalau hari ini kita akan bertemu dengan ibumu??’

“Aaahh,,kau benar, aku hampir lupa kalau kita harus bertemu dengan nenek sihir itu”

“Yaakk,,,kau jangan bicara seperti itu, walau bagaimana pun dia tetap Ibumu, kau harus tetap menghormatinya”

“Haaahh,,,inilah yang membuatku tidak pernah menyerah untuk mendapatkanmu, karna kau bukan hanya memiliki wajah yang cantik, tapi juga memiliki hati seperti malaikat. Baiklah sekarang aku akan mandi, tunggu aku yah”

“Sudah sana, sekarang aku mau membuat sarapan dulu”

“Ne…istriku” Kyu memberi hormat pada Yuri seolah dia menerima perintah dari komandannya.

Hampir satu jam Kyuhyun mandi sampai akhirnya dia selesai mengganti pakaiannya dan sekarang menghampiri Yuri yang baru selesai menyiapkan sarapan.

“Sayang, aku sudah selesai” Kyuhyun memeluk Yuri dari belakang dan mendaratkan ciuman lembut di leher Yuri.

“Sudah tidak ada waktu lagi untuk bermesraan sekarang ini, kita makan selesai itu kita langsung menemui Ibumu, kajja..” Yuri melepaskan pelukan Kyuhyun dan mendudukkan suaminya itu di kursi meja makan mini mereka.

“Wow….kau benar-benar memasak ini semua sayang??” Kyu membuka matanya lebar-lebar melihat beberapa makanan yang menyebarkan aroma yang begitu sedap di hirup yang ada di hadapannya itu.

“Memang kau pikir di sini ada siapa lagi selain kau dan aku??” Yuri mengeructukan bibirnya, kecewa karna Kyu seolah tidak percaya kalau dirinya yang memasak semua hidangan sarapan itu.

“Hehe..mian, aku bukannya tidak percaya hanya saja aku tidak menyangka ternyata kau pintar masak juga, hehe…”

“Sudah jangan banyak bicara, cepat makan makananmu”

“Eoh…”

***

“Lalu apa rencana kalian selanjutnya?? Apa kalian benar-benar yakin akan tinggal di apartement dan tidak tinggal di rumah??” ucap eomma Kyuhyun tegas saat mereka bertemu di sebuah Restaurant.

“Ehm..eomma, mianhaeyo, keputusan kami masih sama seperti saat kami belum menikah, kami akan tinggal di apartement saja setelah menikah”

“Kau tega membiarkan eomma yang akan semakin tua ini tinggal di rumah sebesar ini sendirian??” tatapan mata eommanya semakin serius pada Kyuhyun dan sesekali dia menatap tajam Yuri yang terus menunduk.

“Aku tidak bermaksud membiarkan eomma tinggal sendirian, tapi aku hanya ingin hidup mandiri saja, apalagi sekarang aku sudah menikah, aku tidak ingin menggantungkan hidupku pada kekayaan eomma lagi. Aku harap eomma bisa mengerti keputusanku”

“Apa ini kemauan istrimu??” mendengar ucapan sinis eomma Kyuhyun, Yuri pun langsung mengangkat kepalanya, menatap lirih ke arah Ibu mertuanya itu.

“Anhi eomma, aku mohon jangan pernah membawa-bawa nama Yuri lagi, keputusan ini murni atas kemauanku, malah Yuri sempat memaksaku untuk menerima tawaran eomma untuk tinggal di rumah, tapi mianhaeyo aku benar-benar tidak bisa. Aku mohon eomma, biarkan aku menjadi lebih dewasa lagi. Tidak menjadi anakmu yang manja seperti dulu”

“Seandainya appa mu masih ada, mungkin dia juga akan melakukan hal yang sama seperti eomma”

“Anhi eomma, jika appa masih ada, aku yakin dia akan mendukung keputusankku ini, karna selama appa masih ada, justru appa ingin sekali melihatku tumbuh menjadi anak yang lebih dewasa dan tidak kenakan-kanakan lagi seperti dulu”

“Baiklah terserah kau saja, tapi ingat sampai kapanpun eomma masih belum memberikan restu sepenuhnya terhadap pernikahanmu ini, arasso??”

Yuri tak mampu menahan air matanya yang sudah ingin jatuh dari kedua sudut matanya. Jika bukan karna ingin menghormati Ibu mertuanya, mungkin Yuri tidak akan sanggup lagi menerima kesakitan yang selalu di berikan oleh eomma Kyuhyun itu selama satu tahun belakangan ini.

“Terserah eomma, tapi aku yakin sekali suatu saat eomma akan merubah pandangan eomma terhadap Yuri dan eomma akan menyesal karna eomma baru menyadari kalau ternyata hanya Yuri lah menantu yang terbaik” tantang Kyuhyun membalas tatapan nanar dari eommanya.

“Baiklah, akan kita lihat nanti siapa yang akan menyesal, eomma atau kau karna sudah tidak mendengarkan ucapan eomma mu ini. Eomma pergi dulu, eomma tidak betah berlama-lama melihat muka istrimu itu” Ibu Kyuhyun beranjak dan meninggalkan putra satu-satunya dan menantunya itu.

“Sayang,,gwaenchana??” Kyuhyun memalingkan wajah Yuri ke arahnya.

“Anhi yobo…” akhirnya bulir-bulir air mata yang ingin Yuri keluarkan sedari tadi itu benar-benar keluar, mengalir dengan derasnya. Kyuhyun memeluk erat tubuh istrinya itu.

“Sabar sayang, maafkan atas sikap kasar Ibuku tadi. Aku mohon bersabarlah sampai nanti kau berhasil meluluhkan hatinya, sama seperti aku berhasil meluluhkan hatimu, eoh??”

“Keundae, aku tidak yakin apa aku sanggup meluluhkan hatinya sayang??”

“Pasti, kau pasti bisa meluluhkan hatinya, aku yakin itu. Dan aku akan selalu berada di sisimu selama Ibuku terus mencecarmu, arasso??”

“Gomawo yobo….”

“Ne,,chonemaneyo chagia, sekarang kau jangan menangis lagi yah, lihat kau jelek sekali jika matamu bengkak seperti itu” Kyuhyun menggoda Yuri sambil mengusap air mata yang membasahi pipi istrinya itu.

“Biar, sekali-kali aku memperlihatkan sisi jelekku, supaya kau tidak bisa memujiku lagi”

“Aigoo…sejak kapan istriku menuruni sifat evilku itu, huh?? Jadi kau merasa kau ini tidak pernah jelek dan selalu cantik yah, ckckckck…”

“Sejak kau berhasil mencuri hatiku, arasso??”

“Haha,,baiklah, tapi tetap saja sifat evilku ini tidak akan pernah ada yang bisa memilikinya lagi, hanya aku yang boleh memilikinya, hahaha..”

Drrtt..drrtt…

“Ah,,sebentra chagi, sepertinya ada telfon masuk” Kyuhyun mengambil Handphone di saku celananya.

“Yoboseyo..hyung”

“Kyu….jadinya kau akan cuti berapa hari???”

“Hhmm,,setelah aku fikir-fikir, aku akan mengambil cuti dulu selama 1 minggu hyung, aku ingin menikmati honeymoon ku lebih lama, hehe…”

“Lalau kapan kau akan mengambil cutimu??”

“Sepertinya lusa, setelah menghadari acara Music bank”

“Baiklah kalau begitu, oya bagaimana malam pertamamu, huh??”

“Yaaakk…jangan menanyakan hal itu di telfon?? Nanti aku ke dorm, sekarang aku masih di Restaurant, aku baru bertemu dengan Ibuku”

“Maksudmu nenek sihirmu?? Hehe…”

“Haha..ya begitulah…”

“Baiklah kalau begitu aku tunggu kau di dorm, annyeong…”

“Ehmm….hyung annyeong…..”

BIP

“Duguya??”

“Oh, barusan yang telfonTeuki Hyung dia menanyakan masalah cutiku. Oya chagi, siang ini aku akan ke dorm, kau ikut saja biar kau bisa ke dorm SNSD juga”

“Ehm..kebetulan aku juga ingin bertemu dengan teman-temanku”

“Baiklah kajja…” Kyuhyun menggengam tangan Yuri beranjak meninggalkan Restaurant itu, nampak kesedihan di wajah Yuri beberapa saat lalu sudah berubah menjadi keceriaan yang terpancar dari wajah cantiknya.

~ TBC ~


9 thoughts on “( MBA ) My Beautiful Angel – Prologue

  1. Tetta Andira says:

    Wahh ,, baru nemu blog’x ..
    sblum’x annyeong ! Tetta imnida , 91 line . Bangapta🙂
    Hmm ,, crta’x keren nihh .. KyuRi jjang !!😄
    Wahh ,, jd kendala’x ada di eomma Kyu yaa ?
    Bt suka banget liat keromantisan mreka ..

Your coMmenT is so pReciOus...^0^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s